Sang Pembaharu
Oleh: Danang Sulistyo
Pekik di telinga bising berderu
Menggoncang jiwa dari berbagai penjuru
Sudah payah hati nan lebam membiru
Sebab ceroboh diri lagi keliru
Bertambat rasa ukirkan daun waru
Sial nian orang sudah melesat bak peluru
Memantik kecewaku lagi cemburu
Meletup dadaku seperti Semeru
Tapi enggan diriku berseteru
Kujadikan itu bermula babak baru
Hembuskan ikhlas dari lubuk peparu
Dan hadirlah ia Sang Pembaharu
Tampak darinya perangai layak ditiru
Sikap harumnya semerbak gaharu
Sesekali diri ini tersenyum haru
Pengalaman memang sebaik-baik guru
Semoga, memilihmu aku tak terburu-buru